Ibumu, Ibumu, Ibumu

Standard

Itulah penggalan pesan Rasulullah SAW kepada anak manusia untuk berbakti kepada ibunya lebih dibandingkan kepada bapaknya.

Pesan ini sudah saya dengar sejak sekolah di SD, terutama dari guru Agama Islamku, Bu Dalil. Sekarang, pesan ini terasa begitu aktual terlebih ketika anakku yang ke tiga, Gaza Fatih Muhammad, hadir di tengah-tengah keluargaku. Saya perhatikan, setelah Gaza lahir, isteriku menjadi lebih banyak yang harus dikerjakan, mulai dari mengurus anak-anak, mengurus rumah, memasak dan pernak-pernik lainnya. Sesekali saya juga membantunya.

Sungguh al-Islam yang disampaikan oleh Rasululloh SAW menyimpan keindahan dan kemuliaan yang diberikan kepada manusia. Seorang ibu, dengan segala jerih payahnya memang pantas mendapatkan bakti yang lebih dari anak-anaknya. Di satu sisi, pesan tersebut juga dapat diaplikasikan oleh para suami untuk tidak segan-segan membantu meringankan beban kerjaan rumah tangga isteri. Sungguh peran isteri sebagai ‘manajer’ rumah tangga itu sangat mulia.
 Wallohu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s