Kembali ke Bali

Standard

Tahun 2002 hingga tahun 2006, lebih banyak waktu saya habiskan di Kota Denpasar – Bali. Dalam waktu tersebut saya bekerja pada sebuah Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) konservasi laut. Tahun 2007 – 2009 mendapatkan kesempatan untuk belajar di Negeri Kincir Angin bidang pengelolaan sumber daya alam (natural resources management), spesialisasi sumber daya pesisir dan lautan. Tahun 2009 berkesempatan banyak untuk berbakti kepada orang tua di Jogja dan akhirnya tahun 2010 ini ditaqdirkan oleh Alloh untuk kembali ke Bali menjalani kehidupan bersama keluarga dan berkarya untuk Negeri Tercinta Indonesia di bawah ‘kendaraan’ Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Perjalanan menuju Bali melalui darat dari arah Jogja selalu melewati Selat Bali dengan kapal penyebrangan fery, yang ditempuh selama 30 menit. Pada hari sibuk, hari libur dan lebaran, selat ini cukup dipadati oleh arus penyebrangan. Bagi yang belum pernah menyeberang, tentu akan menjadi pengalaman yang berkesan. Pulau Bali dari Ketapang, pelabuhan penyeberangan di Banyuwangi, terlihat jelas dengan pemandangan bukit menghijau ketika musim hujan.

Akhirnya, semoga keberadaan kami sekeluarga di Denpasar, Bali membawa banyak manfaat bagi orang lain dan keberkahan bagi kami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s