Ramadhan, Syahrul Qur’an

Standard

Alhamdulillah, sebentar lagi Ramadhan ‘kan tiba!

Salah satu predikat Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an, artinya bulan dimulakannya turun Al-Qur-an. Al-Quran, sebuah kitab (buku), bukan sembarang kitab. Sebuah kitab mu’jiat, Great Gift, yang diberikan Alloh swt sang Pencipta kepada manusia sebagai guidance, petunjuk untuk hidup di Dunia menuju keselatan kehidupan di Akhirat. Sebuah kitab mu’jiat yang tidak boleh disalahgunakan sebagai jimat. Al-Qur’an jauh melebihi keyakinan sebagian orang yang hanya menjadikannya sebagai jimat.

Lantas ada apa dengan Bulan Ramadhan, Bulan Al-Qur’an?

Tentu, kita tidak sekedar mengenang waktu-waktu diturunkannya Al-Qur’an, tetapi yang lebih penting lagi adalah kita lihat kembali, evaluasi, sejauh mana kepribadian kita terwarnai dengan Al-Qur’an. Sudahkah kita menjadi ‘Al-Qur’an-Al-Qur’an’ hidup? seperti tatkala Aisyah ditanya tentang akhlaq Rasulullah. Maka dijawab oleh Aisyah, akhlaqnya adalah Al-Qur’an. Artinya apa? artinya adalah bahwa petunjuk-petunjuk di dalam Al-Qur’an sudah terimplementasikan dalam pribadi Rasulullah.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan sangat baik buat kita semua yang merasa sebagai pengikut Rasulullah untuk meneladani beliau. Seberapa banyak nasihat Rasulullah sudah kita lakukan, setinggi itu pula tingkat peneladanan kita. Salah satu aspeknya adalah kedekatan kita dengan Al-Qur’an. Bulan Ramadhan biasa digunakan Rasulullah untuk bertadarus Al-Qur’an dengan Malaikat Jibril.

Mari saudaraku, kita arahkan aktifitas harian kita untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Yang belum bisa membaca, berusaha supaya segera bisa membaca. Yang sudah bisa baca, rutinkan membacanya setiap hari. Yang sudah rutin membaca, tingkatkan dengan mengetahui makna-maknanya, dan seterusnya. Mengajarkan Al-Qur’an pada level apapun, insyaAlloh akan bermanfaat dan mendapat pahala yang besar. Ajak anggota keluarga kita untuk bersama-sama ber’gelut’ dengan Al-Qur’an lebih intensif di Bulan Ramadhan ini. Anak-anak kita yang sudah bisa berbicara, ajarkan mereka membaca Al-Qur’an. Isteri kita ajak bersama bertadarrus, menghafal bersama dan mentadabburi Al-Qur’an.

Di jaman modern ini, sumber-sumber ilmu Al-Qur’an sangat banyak tersedia, bahkan beberapa dapat diperoleh dengan cuma-cuma. Internet; Google, Youtube dll bisa jadi alternatif sarana belajar kita. Tentu yang terbaik adalah jika kita bisa menemukan guru, face to face.

Berikut salah satu video di Youtube yang bisa membuat takjub para orang tua (sholeh). Anak-anak yang sudah fasih dalam membaca Al-Qur’an. Mereka menjadi dambaan semua orang tua.

Wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s