Linux di Windows? Gak perlu dual-booting lagi!

Standard

Linux?

Apaan ya, kelihatannya keren banget nih barang yang satu ini. Memang kebanyakan orang lebih mengenal Windows (sistem operasi) daripada Linux. Tapi tahu gak, bahwa Linux itu menyimpan berbagai kehandalan.

Di dunia Penginderaan Jauh (Remote Sensing) dan Sistem Informasi Geografis, terdapat berbagai software bagus yang hanya bisa (optimal) jalan di Linux. Ya, walaupun sekarang orang mungkin mudah memperoleh bajakan software RS/GIS (biasa untuk menyingkat penginderaan jauh dan sistem informasi geografis) yang jalan di Windows, tapi budaya ini sedikit demi sedikit harus dikikis.

Nah, kabar gembira bagi yang belum tahu saja ya.
Linux sekarang bisa running diatas platform Windows TANPA dual booting. Gimana sich maksudnya? Jadi saat ini kita bisa ngejalanin Linux di Windows tanpa harus bolak-balik booting Windows<–>Linux.¬† Caranya cukup mudah, install aja software andLinux. Cuma perlu diperhatikan bahwa untuk keperluan ini dibutuhkan space Hard Disk kosong 2.9 Gb. (wuih besar kali?).

andLinux menggunakan perangkat coLinux untuk menjembatani Linux di Windows. Windows yang digunakan dapat versi 2000, XP, 2003, dan Vista tapi yang versi 32-bit saja. Distro Linux yang dipakai adalah Ubuntu versi 7. coLinux lebih bagus digunakan daripada software virtual machine, karena hampir mampu mengintegrasikan Windows dan Linux.

Meski sudah dibuat sedemikian rupa oleh authornya, tapi saya mengalami kesulitan ketika harus menseting folder di Windows yang dapat diakses dari Linux menggunakan samba. Setelah cari-cari akhirnya alhamdulillah ketemu juga. Berikut caranya:

  1. Buat folder di Windows untuk sharing (bisa diakses dari Windows maupun Linux), misal di drive D:/LinuxS
  2. Set folder tersebut (D:/LinuxS) sebagai share folder (write access).
  3. Tambahkan code berikut di file /etc/fstab:
    //nama-computer/folder-yg-dishare /mnt -o username=nama-user,passwd=text-password
    (Catatan: Code yang saya tuliskan disini adalah yang sudah ditest dan jalan. Variasi code yang bisa juga dicoba)
  4. Edit file /etc/smbpasswd dengan mengisikan username dan password yang biasa digunakan untuk masuk ke Windows (Cara ini menghindarkan kita mengisi password setiap masuk share folder).
  5. Restart Linux dan selamat menggunkan Windows-Linux (keren bok!)

Berikut screenshot Linux di layar windows

Tampilan Linux di atas Windows

Tampilan Linux di atas Windows

5 responses »

  1. wah hebat juga..saya jadi ingin coba tapi saya awam sekali ttg install menginstall software. bisa saya dapatkan step by step yg lebih jelas dan lengkap untuk menginstall linux di windows kemudian menginstall SeaDas sekalian. saya mo coba install di laptop tanpa pratisi(hanya ada drive C) atau perlu dipratisi dulu?

    thanks atas bantuanya

  2. Maaf mbak Sri, saya baru sempat balas sekarang. Jika mau install Linux di Windows (Linux over Windows) yang paling mudah pake aja package andlinux (ketik aja ini di google, InsyaALloh ketemu. Terus installasinya mudah, seperti install software lainnya.
    Untuk install SeaDAS sebenarnya sudah ada petunjuk praktisnya di website ocean color. Jadi bisa dicoba mengikuti petunjuk tersebut. Saya belum sempet men-translatenya.

  3. salam kenal buat semua
    sorry mau naya nih, gua udah cobain colinux dan ubuntu tapi kok tampilannya cuman perintah seperti di dos (prompt) gimana caranya supaya tampilannya secara visual atau seperti window.
    terima kasih sebelumnya.

  4. Seharusnya tidak hanya command line aja, tapi juga ada gui-nya kok. Coba install ulang sesuai dengan petunjuk dari coLinux-nya. Mudah2an sukses!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s