
A house in Zwolle.NL
Foto di samping adalah sebuah sudut di tempat wisata daerah Zwolle, Belanda. Saya memang suka mengambil gambar pemandangan alam yang kelihatan menarik.
Bermodalkan kamera saku (SonyDSC-W35) begitu ada pemandangan alam yang manarik langsung saja jepret-jepret. Namun seringkali kemampuan kamera tidak bisa menangkap keindahan pemandangan tersebut. Maklum kamera fotografer amatiran (sebenarnya sih karena nggak kuat beli kamera fotografer sungguhan). Tapi nggak papa, toh tujuan akhirnya bukan jualan gambar kayak fotografer komersial. Pemandangan yang apik dan unik bisa juga diabadikan dengan kamera tentengan. Malah ringan terasa di tangan ketika ngebawanya kemana-mana.
Untuk mengatasinya, bantuan software pengolah gambar sangat diperlukan.
Foto di samping ini dibuat dengan dua buah jepretan kamera sakuku. Yang harus diperhatikan adalah bahwa diantara keduanya harus ada daerah yang bertampalan (overlay) sehinnga nantinya kedua buah gambar dapat disatukan. Tentang foto yang bertampalan, saya cukup mendapatkan pengalaman dari kuliah dulu ketika mengambil kuliah penginderaah jauh foto udara (he he, bermanfaat juga kuliahnya).
Setelah foto diperoleh, berikutnya adalah penggabungan keduanya dengan bantuan software Panorama Maker Pro versi 4 buatan ArcSoft. Penggunaanya sangat mudah. Software ini secara otomatis mendeteksi foto-foto yang bertampalan. Namun demikian kita harus hati-hati dengan mengecek kebenarannya. Penggabungan dapat dilakukan secara otomatis oleh software atau secara manual dengan cara kita menentukan titik-titik yang sama yang terdapat di kedua foto. Ini mirip dengan koreksi geometri citra satellite, image to image. (wah kuliahnya berguna lagi!).
Selain menawarkan pembuatan foto panoramik secara vertikal, Panorama Maker 4 pro juga memberikan pilihan foto panoramik horisontal (kayak di bawah), 360° atau matrik. Pokoknya cukup lah untuk mengobati keinginan punya kamera (sungguh-sungguh) fotografi.

Snowing in Enschede.NL